-->

BLOG NINIEK SS

0852 2840 1939 || 0877 3259 8747

BAGAIMANA AGAR TIDAK TERJERUMUS KEDALAM HUTANG ?


BAGAIMANA AGAR TIDAK TERJERUMUS KEDALAM HUTANG ?

 
Bismillahirrahmanirrahiim… 

Salam Sejahtera Bagi Seluruh Alam, hanya Kepada Allah puji dan syukur, tempat kembalinya seluruh makhluk. Yang KeadilanNya tak bisa terperi, yang Kasih SayangNya tak terbatas, Yang IlmuNya sungguh tersembunyi, Dan Yang RahmatNya meliputi seluruh apa yang DiciptakanNya. 

Shalawat serta  salam yang setulus-tulusnya semoga senantiasa tercurahkan untuk Nabi Agung Muhammad Rasulullah SAW, bagi keluarga serta sahabatnya yang mulia dan para pengikut Beliau yang setia sampai akhir jaman. Aamiin. 

Pembaca Blog NiniekSS. Yang Setia, dimanapun sahabat berada…

Sudah lama sekali yah anda tak bertemu dengan tulisan saya yang baru di blog ini, karena saya tak sempat untuk menambah artikelnya. Sebenarnya berbagai kondisi, selama badan masih sehat tak perlu dijadikan alibi untuk tidak menulis he he..Yang jelas memang moodnya lagi hilang entah kemana.

Mungkin karena karena umur yang kian menua, sehingga fisik mudah capai melayani teman-teman sakit maag kronis dan GERD secara online dari seluruh Indonesia yang jumlahnya menyentuh 5.000 orang lebih dan setiap harinya terus bertambah, sehingga waktu benar-benar sempit untuk meluangkan menulis. 

Saya alhamdulillah masih terus menulis, namun di blog solusi sakit maag, yang memang benar-benar darurat sangat dibutuhkan oleh teman-teman penderita maag dan GERD…Untuk itu saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika telah menelantarkan blog ini dan mengecewakan para pembaca yang mungkin menunggu-nunggu tulisan saya.

Semoga kita sekeluarga senantiasa diberikan ampunan oleh Allah SWT. atas setiap dosa-dosa kita, diberikan keselamatan serta keberkahan hidup, serta diberikan rejeki yang cukup oleh Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Bagaimana Agar Tidak Mudah Terjerumus Ke Dalam Hutang ? 


Allah menciptakan langit dan bumi seisinya adalah untuk keberlangsungan hidup manusia dan seluruh makhluk yang hidup diatasnya. Untuk kebahagiaan dan untuk kesejahteraannya, karena Allah sangat mengasihi dan menyayangi manusia.

Untuk itu pula diturunkannya Al Qur’an serta pelaksanaannya dalam keseharian dicontohkan melalui keteladanan kehidupan Kanjeng Nabi SAW, agar manusia memperoleh keselamatan didunia dan di akherat, menikmati kebahagiaan serta kesejahteraan di dunia dan di akherat pula.

Pilihan atas kehidupan yang hendak dipilih sudah di gelar dalam Al Qur’an secara sangat sempurnanya. Berbagai pilihan serta berbagai versi kehidupan sudah dicontohkan dalam Al Qur’an dan sunnah Rasul SAW.

Manusia tinggal memilih yang mana beserta dengan segala konsekuensinya. Ada pilihan, tentu ada kuwajiban yang harus dijalankan, dan ada resiko-resikonya serta hadiah yang Allah sediakan.

Apakah kesejahteraan dan kebahagiaan manusia hanya diukur dari materi yang dimilikinya ? Menurut saya TIDAK ! Tergantung seberapa iman yang ada dalam dada setiap orang, bagaimana ia merasainya. Merasai kebahagiaan dan kesejahteraan, merasai nikmat dan karunia yang Allah limpahkan kepadanya.

Sekarang ini, problem terkini perorangan dan secara nasional adalah banyaknya hutang. Sehingga membuat seseorang pusing tujuh keliling memikirkan hutangnya. Hutang bisa membuat orang berbuat apa saja. Terutama korupsi. Korupsi uang, korupsi jabatan, korupsi waktu, dan berbagai macam korupsi. Orang melakukannya dengan dalih semata-mata untuk menutupi kebutuhan. Kebutuhan yang mana ? Kebutuhan-kebutuhan yang tak wajar, yang hanya untuk memuaskan nafsu keserakahannya.

Sering kita menjumpai, seseorang yang hidupnya sudah sangat mapan. Punya rumah yang cukup mentereng. Bahkan boleh dibilang mobilnya cukup mewah. Motornya berserakan. Suami isteri pegawai negeri. Anak sudah pada kuliah. 

Namun apa yang dialaminya ? Meskipun kondisinya seperti itu, suami isteri ini tak pernah ada tenangnya. Selalu gelisah. Wajahnya selalu murung, pandangannya kosong. Ternyata hutangnya menggunung. Tiap saat diburu oleh depkolektor ! Meskipun segala fasilitas hidup sudah dimilikinya, apakah kebahagiaan semacam ini yang kita inginkan ? Tidak bukan ?

Bagaimana pasalnya ? Jika ditelusur lebih jauh. Ternyata gaji suami isteri tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup yang diciptakannya sendiri sesuai dengan ego atau keinginannya, bukan pemenuhan kebutuhan atas dasar yang benar-benar dibutuhkan.

Sehingga “Lebih besar pasak daripada tiang” alias selalu tekor antara penghasilan dan kebutuhan. Lalu jatuh kepada lubang hutang yang menganga dan akhirnya lebih parah lagi terperosok kepada JERATAN RENTENER ! Astaghfirullah kalau sudah seperti ini, hidup bagaikan di neraka barangkali !

Allah memberikan rejeki kepada manusia, sudah pasti tepat dan mencukupi, tidak ada tapi tapinya. Dan itu PASTI, karena Allah adalah KONSEPTOR AGUNG yang tak mungkin salah seincipun dengan setiap KehendakNya.

Rejeki yang Allah berikan, PASTI akan cukup, asal kita mau mencukupkannya. Jika sampai rejeki kita tidak mencukupi, apalagi sampai terjerumus kepada jeratan rentener, itu pasti karena ada yang ERROR dalam hidup yang kita lakukan.

Jika kita diberikan rejeki oleh Allah, syukurilah. Jika kita sudah cukup memiliki barang “A” ya tak usah pengin memiliki barang “B” yang tak terjangkau, atau bahkan tak begitu dibutuhkan. Sehingga rejeki yang diberikan oleh Allah akan cukup untuk memenuhi kebutuhan kita.

Sering terjadi dikalangan ibu-ibu nih. Sikap konsumerismenya yang sering menjerumuskan kepada kesusahan sendiri menjadi banyak hutang ! Semestinya gaji yang diberikan oleh suami cukup, ini jadi tekor. Lha bagaimana gak mau tekor ? Sudah punya pakaian banyak, masih bagus-bagus, pengin beli yang modenya baru, dengan alasan agar tak ketinggalan dengan ibu-ibu yang lain. 

Lebih payah lagi belinya dengan cara kredit, yang sepintas angsurannya ringan, namun jika dihitung-hitung harganya jauh lebih mahal, bahkan bisa satu setengah kali lipatnya. Sehingga sebenarnya ini sangat memberatkan.

Pada saatnya mengambil barang sih senang, penuh semangat ! Namun sangat terasa pada saat mau mengangsur, apalagi jika penghasilannya hanyalah dari gaji suami, satu-satunya sumber penghasilan. Dan kredit yang diambilnya sudah terlalu banyak. Ya kometlah jadinya. Komet yang dibuat sendiri.

Bukan hanya baju-baju yang kita beli dengan kredit. Namun seisi rumah kita semuanya berisi barang-barang yang semuanya kredit. Dari mulai rumah, mobil, motor, perabotan rumah, baju, tas, sepatu. Sehingga pada waktu gajian puyeng sendiri dalam membaginya untuk bayar-bayar angsuran.

Kredit tidak menjadi masalah, asal untuk sesuatu yang memang darurat dibutuhkan, atau disesuaikan dengan kemampuan untuk mengangsurnya. Jangan sampai gaji habis untuk bayar angsuran, sehingga tak ada sisanya bahkan seringkali minus untuk bayar angsuran. Lalu apa yang untuk biaya hidup sebulan kedepan ? Inilah yang membuat kita sering pusing tujuh keliling.
 

Hidup Sederhana Menenteramkan


Jika kita hidup SEDERHANA, tak banyak keinginan, tak memanjakan nafsu, selalu mensyukuri apa yang ada, INSYA ALLAH hidup kita akan tenang, sejahtera, karena tak dipusingkan oleh hutang dan hutang sehingga mengurangi nikmatnya hidup dan nikmatnya iman.

Ada pengalaman hidup yang baru-baru saja saya alami he he, cukup membuat hati bisa tersenyum geli jika mengingatnya.

Saya terbiasa mempunyai barang-barang pribadi cukup satu. Misal tas, sandal atau sepatu. Kalau belum rusak tak pernah saya membeli yang baru.  Meskipun untuk membeli lebih, Allah memberi saya rejeki. Namun saya lebih mengutamakan untuk sedekah daripada membeli sesuatu berlebih.

Jadi sandal hanya satu, multi fungsi. Ya untuk ke warung, ya untuk takziah, ya untuk ke supermarket, ya untuk menghadiri undangan hajatan. Tak ada yang special untuk saya. 

Suatu hari ada tetangga yang isterinya sedang naik haji. Bapak ini datang ketempat saya, untuk meminta tolong suami saya mengundang bapak-bapak satu gang yang sekiranya berkenan untuk menjemput isterinya dari kepulangan haji.

Hari berikutnya, saya disamperin sahabat dengan mobilnya, mau silaturahmi kerumah saudaranya. Saya bingung mencari sandal saya satu-satunya, loh kok hanya yang sebelah kanan saja yang ada, sementara yang sebelah kirinya raib entah kemana.

Tapi disebelahnya ada sandal laki-laki yang tak dikenal, dan hanya sebelah kiri pula ! Saya berpikir, pasti ini ada tamu bapak-bapak, yang ketika pulang tak sadar salah satu sendalnya ketukar dengan sandal saya.

Walah, ya terpaksalah nenek-nenek pergi santai pake sepatu, gara-gara sendal satu-satunya raib sebelah. Inilah salah satu kesederhanaan hidup yang senantiasa saya lakukan. Walau suami tak bekerja, sehingga kami tak mempunyai penghasilan, kehidupan kami tetap tenang, karena kami selalu berusaha keras, untuk mencukupkan rejeki yang Allah berikan darimana saja, betapapun sedikitnya.

Bukan berarti saya tidak mempunyai hutang. Namun saya hanya berhutang untuk sesuatu yang benar-benar bersifat darurat, kebutuhan primer seperti biaya anak sekolah.

Jika kehidupan Kanjeng Nabi yang penuh dengan kesederhanaan kita teladani sepenuhnya, semaksimal kemampuan kita, insya Allah hidup kita akan penuh ketenangan, kebahagiaan dan kenikmatan hidup.

Jika bisanya hanya makan dengan sayur, ya saya tak akan membayangkan makan dengan telor. Karena apa akibatnya ? Makannya dengan sayur tak dinikmati, sehingga kurang syukur kita kepada Allah, dan telornya tak kepegang hanya dalam bayangan saja, ini yang membuat hidup kurang barokah.

Kita boleh menginginkan sesuatu, dan berikhtiyar untuk mendapatkannya, namun hasilnya kita serahkan saja secara full kepada keridhoan Allah belaka. Karena jika sudah berikhtiyar untuk memperoleh sesuatu namun akhirnya tak mendapatkannya kita kemudian kecewa. Kita menyalahi takdir ! Kita bertentangan dengan kehendak alam.

Allah berkehendak kita hanya makan dengan sayur, mungkin dengan kehendak agar jika kita diberiNya uang yang lain bisa untuk ongkos anak ke sekolah. Tapi jika uang itu untuk membeli telor, maka jadinya tak ada uang untuk anak ke sekolah. Anak akhirnya bisa berangkat ke sekolah terpaksa dengan berhutang kepada tetangga.

Ini soal yang sangat sepele bukan ? Jika kita terbiasa menuruti keinginan bukan kebutuhan. Tekor sedikit-sedikit, jika tak kita sadari akan menjadi bukit. Bukit kalau bukit sedekah itu subhanallah. Namun jika bukit hutang…astaghfirullah…akan membuat kita selalu gundah, gelisah, tak pernah tenang.

Yuk mulai dari sekarang kita mengubah pola konsumerisme dengan pola hidup sederhana. Mensyukuri apa yang ada dan mencukupkannya.

Kaya atau miskin itu soal takdir. Manusia Islam bukannya tidak boleh kaya, tapi asal pencapaiannya dengan jalan yang Allah Ridho, yang halal dan mulia, bukan yang menghalalkan segala cara sehingga membuat orang lain menderita, dan membuat tatanan semesta porak poranda.

Demikian dulu share saya untuk :”Bagaimana Agar Tidak Terjerumus Ke Dalam Hutang" Semoga bermanfaat.
 
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog ini. Dan terima kasih juga bagi Anda yang telah berkenan "Klik" iklan yang ada di blog ini. Donasi Klik Anda akan sangat berarti bagi keberlangsungan blog ini untuk bisa terus menyajikan artikel-artikel yang bermanfaat.
 
Semoga kebaikan Anda mendapat blasan yang luas dari Allah SWT. Aamiin Yaa Robbal'alamiin. Alhamdulillahirabbil’alamiin.
 
Purworejo, Edisi Revisi, 19 Februari 2023 


Salam Penulis,
Sri Nurmi Atminarsih (NiniekSS)

UANG DIBAWAH PINTU

UANG DIBAWAH PINTU 


Oleh : Sri Nurmi Atminarsih (NiniekSS)
 
Bismillahirrahmanirrahiim,

Sahabat Niniek SS Dimanapun Anda berada...

Kehidupan yang selalu penuh ujian. Dari sejak masa remaja hingga usia menjelang senja, hidup saya tak pernah sepi dari ujian. Sepertinya alam tak menghendaki untuk saya mengalami kebahagiaan barang sesaat. Dari satu ujian ke ujian yang lain senantiasa datang silih berganti tak henti-henti…

Namun alhamdulillah, sekalipun saya tak pernah berburuk sangka kepada takdir Allah. Setiap ujian selalu saya jalani dengan ikhlas dan pasrah. Saya hanya memohon tak henti-hentinya kepada Allah Yang Maha Berkehendak, Dzat Yang Maha Baik dan tak pernah tidur, agar saya senantiasa diberiNya kesabaran, ketabahan serta kekuatan untuk menjalaninya hingga saya bisa lulus dari setiap ujian hidup yang diberikanNya kepada saya.

Dari mulai masa muda yang kehilangan masa remaja karena momong 5 orang adik yang masih kecil-kecil, menikah atas pilihan orang tua, keguguran 8 kali, diusir pergi oleh suami pilihan orang tua, hidup menjadi gelandangan terlunta lunta tidur diterminal bus, menjadi pembantu rumah tangga di Bontang Kalimantan Timur, terpaksa menghilang dari keluarga besar untuk mondok di pesantren Jawa Timur selama lebih dari 1,5 tahun, sakit maag hingga 18 tahun lamanya, dan sekarang berakhir dengan kebahagiaan yaitu setelah kesembuhan saya, alhamdulillah bisa menolong sahabat-sahabat yang menderita sakit maag diseluruh Indonesia, melalui media internet.

Betapa panjang dan pahitnya pengalaman hidup yang harus saya lalui. 


Jika tak mengingat bahwa dibalik musibah dan penderitaan selalu ada hikmah dan pembelajaran dari Allah SWT, tentu sejak dulu saya sudah menjadi orang yang tersesat, berlaku hitam bahkan mungkin mengikuti jejak syaiton.

Namun alhamdulillah, berkat Kasih Sayang Allah dan pertolonganNya, saya bisa menjalani setiap ujianNya, setapak demi setapak, meski tertatih-tatih, dengan selamat hingga saat ini.

Tentu saya tak berani mengatakan bahwa ujian hidup saya telah berakhir kini, karena saya belum sampai akhir hayat saya. Mudah-mudahan dimasa yang akan datang, Allah SWT. selalu melindungi saya dalam setiap ujianNya yang diberikanNya kepada saya, sebagaimana setiap keselamatan yang senantiasa tercurah atas kami sekeluarga, saya, suami saya, dan putri saya satu-satunya. Amin Ya Rabbal Alamiin.

Kali ini saya ingin menceriterakan kisah yang pernah saya alami beberapa tahun yang lalu, yang membuat saya begitu takjub kepada kebesaran Allah SWT. Yaitu tentang Uang Di bawah Pintu.

Ketika Adin putri saya mau masuk SMA, ia membutuhkan uang untuk membayar Uang Gedung. Yang dengan lain-lain berjumlah Rp.1.300.000,-. Itupun sudah merupakan jumlah terminim dibandingkan dengan anak-anak lainnya.

Saya tak pernah bisa membuat rencana kedepan apapun yang berhubungan dengan masalah uang. Karena kami tak punya penghasilan sama sekali, dikarenakan saya sakit maag, suami saya akhirnya tak bisa bekerja mencari uang karena saya benar-benar dalam keseharian tak bisa ditinggal. Sehingga kehidupan kami benar-benar hanya dari kasih sayang Allah melalui santunan yang diberikan oleh adik, kakak, kenalan, teman, tetangga, sanak saudara, bahkan dari kenalan di dunia maya yang saya belum pernah bertemu darat. Ya Allah.

Kondisi itu terjadi selama bertahun-tahun. Bisa dibayangkan. Betapa pahitnya. Namun saya masih tetap bersyukur, masih ada saja fihak-fihak yang selalu menaruh belas kasihan kepada kami sekeluarga. Sehingga kami tak perlu berbuat kejahatan hanya untuk mencari penghidupan. Bahkan terbayangpun tidak. Alhamdulillah. 

Apalagi berbuat jahat. Jika kami membeli sesuatu di warung, lalu ada kelebihan pengembalian uang, selalu buru-buru kami kembalikan ke warung dimana kami belanja tadi. Takut sekali, jika uang kelebihan itu keburu lapor kepada Allah, bahwa diri kami tidak jujur. Ya Allah betapa ruginya kami. Ruhani menjadi cacat hanya oleh uang yang tak seberapa yang bukan merupakan hak kami.

Oh ya, kembali ke masalah Uang Gedung lebih dari satu juta yang harus saya penuhi paling lambat besuk pagi. Ini adalah hari terakhir harus dilunasi. Sementara saya sudah berusaha mengumpulkannya jauh-jauh hari sebelumnya semenjak ketentuan harus dibayarkannya Uang Gedung itu. Namun hingga malam ini, uang yang saya kumpulkan masih kurang 300.000. Kemana lagi saya harus mencarinya untuk menutup kekurangannya ?

Seharian tadi, dari mulai jam 8 pagi hingga jam 6 sore, saya sudah mencari kemana-mana dengan jalan mencari pinjaman, dan Alhamdulillah…tinggal kurang 300.000 lagi. Masih sangat beruntung handai tolan banyak yang memberikan pinjaman. Masih beruntung mereka percaya kepada saya, meskipun kami tak punya penghasilan. 

Dari uang yang telah terkumpul hari ini, saya kumpulkan dari pinjaman beberapa orang, yang rumahnya saling berjauhan. Bahkan berbeda kecamatan. Padahal kondisi lambung saya belum sembuh. Mau berangkat ditemani suami, terlalu banyak ongkos yang harus dikeluarkan. Sementara bepergian sendiri Ya Allah, rasanya nyaris putus asa karena menahan sakit sambil harus kesana kemari mencari pinjaman.

Meskipun ada handphone, rasanya tidak etis mencari pinjaman menggunakan Hp, sementara jarak rumah mereka yang hendak kami datangi masih bisa dijangkau. Suami tak mungkin saya mintai tolong mencari pinjaman karena tak biasa meminjam. Memang semua urusan uang sejak awal menjadi urusan saya. Saya tak mau menyalahkan suami saya yang tak bisa mencari uang. Biarlah hal ini saya terima sebagai takdir yang memang harus saya jalani.
 
Tapi kemana lagi harus saya mencari kekurangan yang 300 ribu lagi ? Hari sudah malam, jam 9. Sudah tidak pantas perempuan tua malam-malam bertamu untuk mencari pinjaman. Dan lagi, badan saya sudah remuk redam rasanya, tambahan lagi lambung rasanya sudah tidak karuan lagi, karena seharian untuk berjalan mencari pinjaman.

Dalam sehari jarak perjalanan yang saya tempuh entah sudah berapa kilometer saja kalau ditotal…inilah perjuangan ibu bagi anaknya agar bisa menempuh pendidikan yang cukup.

Badan saya sudah tidak kuat lagi rasanya, sepertinya mau sakit. Tubuh sudah terlalu capek dan rasanya mulai demam karena mata terasa sepet. Biasanya kalau mata sepet memberi tanda bahwa suhu badan mulai meningkat, mau panas. 
 
Karena kelelahan yang sangat tak ada nafsu makan, namun saya paksakan juga makan. Karena saya sakit maag, jika perut sudah lapar lalu tidak segera makan akan menjadi prahara berkepanjangan. Maag akan menjadi lebih parah dalam jangka waktu yang lama, berhari-hari kadang berminggu-minggu dan bahkan bisa sampai sebulan, hanya gara-gara telat makan. 
 
Mandi juga tak berani karena sudah malam. Dingin rasanya setiap malam. Hampir setiap orang yang sakit maag selalu sering merasa kedinginan, mengapa ? Ya karena asupan makanan yang bisa dikonsumsi sangat terbatas, serta terbatasnya nutrisi yang bisa diserap oleh usus, sehingga orang sakit maag, sering kekurangan gizi walaupun mempunyai uang.

Saya hanya cuci muka dan membersihkan badan dengan lap-lap memakai air hangat, makan malam, lalu sholat Isya.

Karena badan sungguh lelah, sholat juga ala kadarnya asal menggugurkan wajib saja rasanya. Ya Allah, betapa berdosanya diri saya. Namun karena kesedihan yang luar biasa, sudah dilakoni mencari uang kemana-mana untuk sekolah anak, kok ya belum genap uang yang saya peroleh, akhirnya saya sholat sambil menangis. Menangis kepada Allah tempat saya mengadu dan memohon pertolongan.

Ya Allah, seharian saya sudah mencari uang untuk sekolah anak saya hingga malam ini. Alhamdulillah Engkau sudah memberi apa yang hamba butuhkan, meskipun masih kurang. Ini sudah malam Ya Allah. Sudah tak pantas hamba meneruskan ikhtiyar hamba untuk mencari kekurangannya. Badan hamba sudah sangat lelah, perut hamba sakit. Ya Allah puji syukur tiada tara untuk pertolonganMu, perlindunganMu, penyertaanMu hari ini kepada saya dan keluarga saya, Ya Allah. Saya tidak bisa memikirkan lagi kekurangannya yang 300 ribu Ya Allah. Saya Pasrah kepadaMu yang Maha Melihat, Maha Kaya, Maha Murah, Maha Belas Kasih, Maha Memberi. Saya mau tidur. Saya Capek sekali Ya Allah. Ampuni segala apapun yang hamba lakukan dalam hidup saya hari ini yang tidak berkenan bagiMu Ya Allah. Amiin Ya Rabbal Alamiin.

Demikian kira-kira doa saya yang terlantun malam itu. Sesudah itu saya masih mampu menyempatkan membaca istighfar serta shalawat sebanyak-banyaknya hingga tanpa sadar saya telah tertidur di sajadah dengan mata yang masih basah.

Ketika terbangun sudah menjelang dini hari. Daripada terlewat sholat tahajjud, mukena yang saya pakai untuk sholat Isya dan kebablasan tidur tadi, saya lepas. Saya membersihkan diri dan ambil wudhu. Lalu sholat tahajjud dalam keheningan yang menyeruak.

Antara syukur, sedih, sesak dada karena himpitan beban, harapan dalam iman, serta kepasrahan yang mentok, berbaur jadi satu saling tindih. Ya Allah. Lalu saya teruskan dengan dzikir dalam rasa yang campur aduk.

Tak lama kemudian terdengarlah sayup-sayup adzan subuh dari musholla tetangga desa yang selalu adzan lebih awal daripada masjid di perumahan dimana saya bertempat tinggal.

Hari berganti baru. Dengan tugas hidup yang selalu harus diselesaikan. Tentang kekurangan yang 300 ribu sepertinya menempel di jidat tak mau lekang. Astaghfirullahaladziim. Sepertinya persoalan ini menjadi lebih besar daripada dosa yang tiap hari selalu saya perbuat mengerti ataupun tidak mengerti, sengaja ataupun tak sengaja. Yang seharusnya menjadi persoalan besar sebagai prioritas utama untuk dipikirkan penyelesaiannya. 

Inilah manusia. Yang selalu mendahulukan kepentingan dunia diatas kepentingan akherat, yang jauh lebih penting, hak, dan wajib ! Ya Allah…

Selesai sholat subuh seperti biasa putri kami Adin, lalu menyapu lantai. Saya ketika itu belum selesai dzikir subuh. Dari ruang tamu terdengar Adin berbicara :“Mi, ini kok ada amplop dibawah pintu”

Saya yang lalu sudah selesai dzikir menjawab :”Ya dilihat Dik, dari siapa, untuk siapa?”

“Tak ada tulisannya Mi, kosong kok amplopnya” jawab Adin kemudian.
“Ya sudah dibuka saja, isinya apa barangkali penting !” Kata saya selanjutnya, sambil beranjak menghampiri Adin di ruang tamu.

Saya melihat Adin yang kemudian membuka amplop putih panjang ditangannya. Saya juga melihat 3 lembar uang ratusan ribu dari dalam amplop ketika Adin kemudian berkata :”Uang Mi, 300 ribu !”

Subhanallah, Allah Hu Akbar. Maha Besar Dan Maha Suci Engkau Ya Allah. Telah Engkau genapi kebutuhan hamba Ya Allah. Alhamdulillahirabbil’alamiin…
 
Siapapun yang memberi uang 300 ribu di pagi buta itu, saya doakan semoga tercurah atasnya Pengampunan dosa dan Rahmat Keselamatan Dunia dan Akherat baginya dari Allah SWT, dan semoga diberi olehNya kemudahan bagi kebutuhannya, sebagai kemudahan yang telah diberikannya untuk kami sekeluarga terutama untuk anak kami, Adin.

Hari ini adalah hari yang penuh syukur, yang penuh kebahagiaan, yang penuh keharuan, bahwa Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang telah menolong kami selamat dari tugas kami membiayai pendidikan putri kami satu-satunya, Adin, meskipun dengan perjuangan yang membuat badan remuk redam, menahan malu mencari pinjaman, dan rasa sedih yang tak bisa diterjemahkan.
 
Kejadian ada Uang Di Bawah Pintu bukan terjadi sekali itu saja. Beberapa bulan kemudian ketika saya juga sudah mentok dalam mencari kebutuhan hidup. Terjadi hal yang persis seperti itu lagi. Subuh-subuh, juga ada yang memasukkan amplop lewat bawah pintu. Tapi kali ini bukan Adin putriku yang melihatnya, namun saya sendiri.

Pagi itu, saya melihat dengan mata kepala sendiri, ketika amplop dimasukkan orang melalui bawah pintu. Saya tidak peduli dengan amplop itu, saya segera membuka pintu untuk melihat siapa gerangan yang dipagi buta itu telah berbuat kebaikan kepada kami. Ketika pintu saya buka, tak ada siapa-siapa didepan pintu.

Saya mencari kesekeliling rumah yang halamannya begitu sempit, tak ada siapapun disana. Saya kejar kejalan didepan rumah yang merupakan sebuah gang, juga sepi tak ada siapa-siapa. Lalu siapa gerangan yang memasukkan lagi amplop dibawah pintu ? Sebab ketika saya selesai sholat subuh, sebelumnya amplop itu belum ada disana. Dan ketika saya buka amplop itu, ternyata juga ada 300 ribu, persis dengan apa yang saya butuhkan hari itu.

Saya benar-benar yakin bahwa ada malaekat yang diutus oleh Allah membagikan keberuntungan kepada kami sekeluarga, yang sedang sangat-sangat membutuhkan uang itu. Subhanallah Maha Besar Dan Maha Kasih Sayang Engkau Ya Allah….Alhamdulillahbirabbil’alamiin…

Demikian kisah Uang Dibawah Pintu, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
 
Terima kasih atas kunjungan Sahabat di Blog ini. Juga atas "Klik" pada iklan adesense di blog yang telah Sahabat berikan. Semoga donasi klik ini bisa mendukung keberlangsungan Blog ini dalam menyajikan artikel-artikel yang bermanfaat. 
 
Dan semoga kebaikan Anda mendapat balasan yang luas dari Allah SWT. Aamiin Yaa Robbal'alamiin.  Alhamdulillahirabbil'alamiin.
 
 
Purworejo, Edisi Revisi, 19 Februari 2023
 
 
Salam Penulis,
Sri Nurmi Atminarsih (NiniekSS)

CARA MENGATASI KELUHAN SAKIT MAAG - BLOG NINIEKSS


CARA MENGATASI KELUHAN SAKIT MAAG - BLOG NINIEKSS 

 
 
 
 
 
Oleh : Sri Nurmi Atminarsih (NiniekSS)
 
Bismillahirrahmanirrahiim,

Sahabat Niniek SS dimanapun anda berada. 
 
Kali ini penulis ingin berbagi kepada anda tentang Cara Mengatasi Keluhan Sakit Maag. 

Bagi anda yang sedang sakit maag agar anda lebih faham terhadap keluhan yang sedang anda rasakan dan bisa mengatasinya dengan tips-tips yang akan penulis sampaikan berikut ini.

STADIUM AWAL


Pada tingkat yang paling awal atau Stadium Awal, biasanya hanya ditandai dengan keluhan yang masih sangat ringan, seperti perut mual, kepala pusing, dan tidak ada nafsu makan.

Jika pada saatnya makan anda tidak ada nafsu makan atau malas makan, padahal dimeja makan sudah tersedia berbagai variasi menu yang begitu anda sukai, maka perlu anda waspada bahwa saat itu lambung anda sedang mulai tidak beres fungsinya.

Sakit maag pada awalnya memang disebabkan oleh sering makan tidak teratur, makan pedas dan asam atau makanan yang merangsang secara berlebihan. Akan tetapi penyebab utamanya karena STRESS.

Misal suka makan rujak yang pedasnya melebihi batas. Terus suka makan goreng-gorengan dengan nyeplus cabe rawit tanpa batas. Tempe goreng satu cabe rawitnya bisa menghabiskan 7. Nah loo…tanpa disadari akhirnya lama di kemudian hari lambungnya bermasalah.

Bukannya tak teratur makan lagi, bahkan saat makanpun sudah tiba dan menu kesenangan sudah didepan mata tak ada lagi selera, malas untuk makan. Jangan diteruskan kebiasaan malas makan, karena ini tanda-tanda yang sangat nyata bagi sakit maag. 

Untuk mengatasi maag yang masih gejala ini, untuk pengobatannya anda bisa melakukan dengan beberapa resep alami tradisional antara lain :

Resep Kunir Madu :

  • Ambil 2 rimpang kunir ( kunyit ) yang berwarna kuning. Jangan kunir yang induk cukup rimpangnya saja. Tak usah dikupas, cukup dicuci yang bersih saja, kalau perlu dibilas dengan air hangat dari termos. Kalau sudah diparut. Setelah itu ambil air sepertiga gelas tanggung, campurkan, lalu saring, ambil airnya saja, ampasnya dibuang.
  • Air kunir tadi beri 1 sendok makan madu murni, aduk hingga rata dan minum pagi sebelum makan, untuk mendasari lambung. Kunir adalah tanaman obat tradisional sejak turun temurun, yang mempunyai kandungan sebagai antibiotik alami untuk melawan kuman jahat yang ada didalam tubuh terutama disekitar saluran pencernaan, termasuk lambung dan usus.
  • Minum selama 7 hari berturut-turut. Insya Allah rasa tidak nyaman pada lambung Anda akan segera sembuh, dan selera makan anda akan pulih kembali seperti sebelumnya.

Resep Wedang Temulawak :

  • Tanaman temulawak ini mempunyai kandungan yang multi fungsi. Bisa sebagai antioksidan, anti biotik alami, maupun sumber energi yang sangat baik bagi tubuh.
  • Caranya : Ambil umbi temulawak yang besar 2 atau 3 umbi. Kupas dan cuci hingga bersih. Kemudian iris tipis-tipis selebar 1 atau setengah cm. Jemur pada panas matahari hingga jam 10 atau jam 11 siang, jangan lebih. Jemurlah hingga kering betul, agar jika disimpan tidak tumbuh jamurnya. Sebab jika tidak kering betul, maka jika disimpan beberapa hari saja akan keluar jamurnya yang tentu akan membahayakan kesehatan jika diminum.
  • Setelah itu, temulawak yang sudah kering tersebut tempatkan dalam plastik tebal, dan simpan dalam kulkas jika ada.
  • Jika hendak membuat wedang temulawak, caranya ambil beberapa potong temulawak kering tersebut ditaruh dalam gelas besar yang ada pegangannya, beri gula aren secukupnya, kalau tidak ada gula merah juga boleh, siram dengan air yang benar-benar baru saja mendidih. Tutup dan biarkan beberapa lama dalam gelas, biarkan agar sari-sari temulawak keluar dalam air mendidih yang disiramkan tadi.
  • Jika air dari wedang temulawak itu sudah berwarna pekat, aduk hingga sari temu lawaknya menyatu dengan gula arennya, tunggu hingga hangat kuku lalu diminum, ternyata sangat segar sekali.
  • Minuman ini, bisa diminum setiap sore, bisa diminum jangka panjang, tidak membahayakan bagi ginjal karena endapannya sangat ringan. Insya Allah dengan minum wedang temulawak selama 1 atau 2 minggu berturut-turut, kondisi mual, pusing atau tidak ada selera makan yang anda derita akan segera berakhir.
  • Bagi yang tidak mempunyai sakit maag, maka ramuan wedang temu lawak ini bisa ditambah dengan 1 rimpang jahe cuci bersih, dibakar hingga layu, bersihkan kulitnya, digepuk hingga pecah, maka jadikan satu dengan temulawak dan gula arennya, baru disiram dengan air mendidih.
  • Ini bisa untuk sumber stamina sehari hari, demikian sekaligus menghangatkan badan dimusim hujan seperti ini sehingga anda tidak mudah masuk angin dan mengurangi pegal linu dan kecapean.
  • Pada saat anda mengalami keluhan diatas, sepertinya belum begitu harus pantang makanan. Yang penting usahakan agar teratur makan dan juga agar selalu menjaga waktu istirahat, jangan terforsir dalam bekerja.

STADIUM MENENGAH

 
Lalu meningkat kepada keluhan yang lebih serius, sering muntah, jika telat makan perut sakit, keringat dingin keluar tiba-tiba, kepala sering pusing, perut sering kembung, perut rasa penuh, cepat lapar, dan sering mengalami rasa badan yang tidak karuan. 

Pada kondisi Stadium Menengah, maka anda harus mulai benar-benar memahami apa sebenarnya yang sedang terjadi pada diri anda. Pada kondisi ini, anda sudah benar-benar terkena sakit maag. Paling tidak anda sudah mengalami penipisan pada mukosa lambung, sehingga ketika lambung kosong tidak ada yang digiling maka lambung akan terasa sakit.

Dan jika kemudian anda makanpun, maka lambung juga akan terasa sakit. Lambung yang mengalami iritasi tadi, saat bekerja menggiling makanan, atau saat proses pencernaan sedang terjadi maka akan terasa sakit. 
 
Lalu soal orang yang sakit maag cepat lapar, mengapa ? Karena nutrisi dari makanan yang masuk tidak bisa diolah secara maksimal oleh lambung dan tidak bisa terserap sempurna oleh usus. 

Pada umumnya, orang yang sakit maag kronis bukan saja lambungnya yang mengalami iritasi dan peradangan, namun usus juga mengalami masalah.

Bagaimana ini bisa terjadi ? Penderita sakit maag kronis, karena rasa badan selalu tidak karuan, maka kebiasaan yang sangat sulit dihindari adalah sehabis makan lalu tiduran.

Kebiasaan ini bisa memicu tumpahnya asam lambung keluar dari area lambung kemana-mana. Ini yang disebut dengan GERD. Akibatnya jika luapan asam lambung ini memasuki area usus, maka ususpun ikut rentan. Karena organ diluar lambung termasuk usus tidak dilapisi oleh mukosa yang melindungi kerasnya asam lambung. Maka kinerja ususpun dalam menyerap nutrisi makanan juga tidak bisa maksimal. Hal inilah yang menyebabkan penderita sakit maag cepat menjadi lapar. Karena nutrisi yang terserap tidak mencukupi kebutuhan tubuh.

Jika sudah terjadi seperti ini maka metabolisme organ lambung sudah tidak beraturan alias kacau, sehingga seringkali secara tiba-tiba penderita sakit maag mengeluarkan keringat dingin, gemetar dan badan lemas seperti mau pingsan.

Macam-macam akibat yang ditimbulkannya kemudian. Kecuali badan mengalami ketidak nyamanan yang teramat sangat, kepala juga pusing luar biasa sepanjang waktu, maka keadaan yang dialaminya menjadi serba salah. Ini salah itu salah. Seringkali dokterpun terlihat bingung dalam menentukan hipotesanya, mau diberi obat apa kalau sudah seperti ini ?

Karena pada pengobatan medis untuk suatu keluhan selalu menimbulkan dampak keluhan baru pada organ yang lainnya. Misalnya saja obat maag akan berpengaruh pada ginjal. Atau seringnya konsumsi obat-obatan kimia dalam jangka panjang menjadikan telinga berkurang fungsinya, yang mohon maaf kadang-kadang menjadi benar-benar budeg atau tidak bisa mendengar. Seperti penulis dulu.

Ini penulis sampaikan bukan dari membaca, tapi dari pengalaman penulis sendiri dan berbagai keluhan yang disampaikan dari banyak penderita maag yang konsultasi kepada penulis.

Pada kondisi Stadium Menengah ini, anda sudah harus benar-benar ketat dalam menjalani pantangan maag dan disiplin tidak melanggar apa-apa yang tidak diperbolehkan oleh orang yang sakit maag.

Kecuali menghindari makanan pedas, asam, berminyak, lemak, merangsang serta makanan yang kasar, masih banyak hal-hal yang harus dihindari oleh orang sakit maag. 

Pada stadium ini sebaiknya anda menambahkan TEPUNG KERUT sebagai makanan jeda yang sekaligus bisa untuk mengobati lambung dan usus anda, juga jika anda mempunyai dana longgar anda bisa mengkonsumsi MADU YAMAN yang memang sangat efektif untuk membantu kesembuhan sakit apa saja. 

Hindari naik kendaraan apa saja kalau tidak perlu, untuk memulihkan luka yang ada pada lambung anda. Karena akibat goncangan naik kendaraan terutama sepeda motor, akan mengakibatkan luka lambung tidak sembuh-sembuh. Demikian juga angkat barang yang berat-berat sangat tidak mendukung kesembuhan lambung.

STADIUM LANJUT. 


Pada stadium ini keluhan yang terjadi adalah perut sakit sepanjang waktu selama 24 jam, dari ulu hati hingga ke dubur, karena usus juga sudah ikut bermasalah. Sering kembung, makan sakit tidak makan juga sakit. Kemasukan makanan apa saja sakit, termasuk makan bubur halus dari tepung beras. Minum air putih saja lambung terasa sakit. Pada kondisi ini penderita kadang muntah bercampur darah, dan BABpun sering bercampur dengan darah segar. Keluhan yang dirasakan benar-benar menyengsarakan.

Pada stadium ini, hendaknya anda benar-benar menjaga makanan anda. Hanya dibenarkan makan yang halus-halus dan tawar. Tawar artinya tidak mengandung segala macam bumbu yang sifatnya merangsang seperti merica, jahe, bumbu masak dan unsur kimia lain yang biasa untuk memasak makanan.

Penulis anjurkan makan bubur tepung beras. Tambahkan menu bubur TEPUNG KERUT sehari-hari.  Makanlah sayur dari bahan bayam cabut, wortel, kentang berkualitas bagus, macaroni yang dimasak hanya dengan sedikit garam dan gula, tanpa bumbu masak. Dan dimasak benar-benar hingga empuk ( ya memang dengan resiko kandungan gizinya berkurang banyak ).

Sebaiknya pada Stadium Lanjut ini anda beristirahat secara total ditempat tidur untuk menjalani perawatan pengobatan. Sedia pelflesh untuk penanggulangan jika anda sedang mengalami kejang perut.

Pada kondisi ini penderita maag sering mengalami kejang perut, yang sejatinya adalah kram usus. Akan segera mereda jika dikompres dengan air panas yang dimasukkan dalam pelflesh yang dibuat dari karet, atau kalau tidak bisa dimasukkan kedalam botol sirup, ditutup rapat, lalu mulut botol dirangkap dengan ditutup plastik yang diikat dengan karet gelang supaya air panas tidak merembes keluar dari botol.

Kemudian botol yang berisi air panas tadi harus dibungkus dengan kain yang tak begitu tebal agar panasnya tidak menyakiti kulit jika ditempelkan pada bagian perut yang sedang mengalami kejang atau keram.

Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut tentang liku-liku sakit maag dan penanggulangannya, baca Buku Panduan Sembuh Sakit Maag Kronis yang bisa anda PESAN DI SINI.

Pengobatan yang cukup efektif dari sakit maag dengan TERAPI AIR MENTAH pelajari DI SINI, dan TERAPI PRODUK TRANSFER FACTOR 4LIFE. 
 
Baca Testimoni tentang 4LIFE Disini
 
Demikianlah "Cara Mengatasi Keluhan Sakit Maag - Blog NiniekSS".
Semoga bermanfaat.
 
Terima kasih Anda telah berkunjung di blog ini. Apalagi Anda yang telah berkenan meng - "Klik" iklan adsense yang ada di blog ini. Alhamdulillah Anda telah memberi donasi kepada saya untuk keberlangsungan blog ini agar terus bisa senantiasa menyajikan artikel-artikel yang bermanfaat bagi Anda.

Alhamdulillahirrabil’alamiin.
 
Purworejo, Edisi Revisi, 19 Februari 2023,


Salam Penulis,
Sri Nurmi Atminarsih (NiniekSS)
Back To Top