BLOG NINIEK SS

0852 2840 1939 || 0877 3259 8747

http://solusi-sakit-maag.blogspot.com/2014/07/resensi-buku-rahasia-sembuh-sakit-maag.html

MUKJIZAT MADU DALAM RISET ILMIAH

MUKJIZAT MADU DALAM RISET ILMIAH


Bismillahirrahmanirrahiim...

Sahabat NiniekSS Dimanapun Anda Berada...

Madu bukan saja dihargai dan dimuliakan didalam Al Qur’an. Namun kebesaran manfaatnya telah dibuktikan dalam berbagai Riset Ilmiah, bagi kepentingan kehidupan manusia.

Pada kesempatan ini akan saya sampaikan hasil Riset Ilmiah, Atas Pengaruh Madu Terhadap Bakteri Dan Jamur. Karena masih banyak Riset-Riset Ilmiah yang lain yang telah dilakukan atas Rahasia Besar Madu untuk kemanfaatannya yang lain.

Bukti Ilmiah Modern Atas Pengaruh Madu Terhadap Bakteri dan Jamur


Madu dan Bakteri

Banyak penelitian laboratorium yang menunjukkan bahwa madu memiliki khasiat dapat membunuh bakteri (antimicrobial).

Sebagaimana telah diketahui bahwa madu dapat secara efektif membunuh beberapa jenis bakteri, baik bakteri "gram negatif" maupun bakteri "gram positif."

Ada beberapa analisa yang dilontarkan mengenai mekanisme yang dilalui madu dalam melakukan hal tersebut. Madu memang menyebabkan peningkatan pada tekanan osmosis (yaitu masuknya zat pelarut yang lebih pekat melalui selaput ke larutan yang memiliki tingkat kepekatan yang lebih rendah, penerj.).

Hasil penelitian ini telah disebarluaskan pada tahun 1985 melalui jurnal kedokteran di Afrika Selatan dan melalui jurnal farmasi dan obat- obatan pada tahun 1983.

Beberapa ilmuwan yang mengumumkan hasil penelitian mereka pada tahun 1983 telah melakukan serangkaian percobaan laboratorium yang membandingkan pengaruh madu terhadap zat antibiotik yang telah dikenal luas, semisal spiramisin, dan obat antijamur "Nistatin". Dari penelitian itu diketahui bahwasanya madu lebih efektif dalam membunuh bakteri dibandingkan kedua bahan kimia tersebut. Di antara jenis bakteri yang digunakan dalam uji coba adalah bakteri-bakteri yang terkenal sebagai penyebab penyakit radang usus, paru-paru, dan ginjal yang sebagian darinya mampu melawan antibiotik yang kita gunakan pada saat ini. Seperti bakteri E Coli, Proteus, dan Klebsiella.

Begitu pula bakteri Salmonella, dan Shigella yang menjadi biang keladi terjadinya penyakit diare akut.

Beberapa ilmuwan Mesir telah mempelajari mengenai mekanisme madu dalam melawan bakteri (dipublikasikan di jurnal "Dunia Bakteri" pada tahun 1984). Mereka menemukan beberapa mekanisme yang mungkin dilalui madu dalam menjalankan tugasnya dalam membunuh bakteri, sebagai berikut:

I. Efektivitas madu dalam melawan bakteri sebenarnya terkandung dalam kandungannya yang memiliki tekanan osmotik tinggi, asalkan madu tersebut tidak memiliki kandungan air lebih dari 20%.

2. Faktor kedua yang dimiliki madu dan berperan penting dalam fungsinya untuk membunuh bakteri adalah karena madu memiliki tingkat keasaman (PH) sebesar 3,5.

3. Faktor ketiga adalah adanya kandungan zat yang dinamakan "Inhibine" yang menurut penelitian adalah termasuk hidrogen peroksida.

Ketiga faktor ini bukan hanya dapat membunuh bakteri, namun ketiganya terbukti pula dapat menyingkirkan racun (toksin) yang muncul disebabkan adanya beberapa jenis jamur. Ada beberapa peneliti dari Mesir yang melakukan penelitian laboratorium terhadap madu, untuk mengetahui apakah khasiat madu yang dapat membunuh kuman, muncul disebabkan kandungan gula di dalamnya.

Mereka membandingkan antara larutan gula yang terdiri dari sejumlah zat gula yang terdapat di dalam madu, dengan madu untuk menghadapi jenis bakteri yang sama. Para peneliti itu kemudian mengetahui bahwa bakteri yang ditetesi madu diatasnya telah terhenti pertumbuhannya, sementara bakteri yang ditetesi zat-zat gula yang dikandung di dalam madu tidak mati dan pertumbuhannya tidak berhenti.

Dari percobaan ini para peneliti dapat menyimpulkan bahwa di dalam madu terkandung suatu zat yang tidak diketahui sampai saat ini, yang mampu membunuh beberapa jenis bakteri gram negatif dan beberapa jenis jamur.

Sampai saat ini, belum pernah ada pernyataan yang keluar dari sebuah penelitian klinis yang dapat menerangkan misteri dibalik zat anonim yang terkandung di dalam madu tersebut, yang telah menjadikan madu sebagai obat bagi manusia.

Mahasuci Zat yang memasukkan ke dalam madu sebentuk rahasia llahi agar menjadi petunjuk atas keagungan Sang Pencipta.

Para ilmuwan juga telah mengetahui bahwasanya madu dapat melindungi zat-zat antibiotik yang telah kita kenal. Caranya adalah dengan meletakkan antibiotik tersebut ke dalam madu, dan ternyata antibiotik tersebut tidak rusak. "Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan." (An-Nahl [16]: 69)

Efek Madu Terhadap Jamur


Beberapa jenis jamur dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Salah satu jamur yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit adalah yang disebut "Candida." Tubuh yang diserang jamur jenis ini akan menunjukkan gejala-gejala seperti munculnya luka cakar dan gatal-gatal pada kedua belah payudara yang biasanya terjadi pada perempuan yang bertubuh gemuk. Jika jamur jenis ini menyerang organ peranakan (kelamin) perempuan, maka ia akan menyebabkan terjadinya kotoran pada liang kelahiran (vagina), luka cakar, dan rasa seperti terbakar.

Penderita penyakit yang paling rawan diserang jamur Candida adalah orang-orang yang mengidap penyakit gula (diabetes), pembengkakan pembuluh darah, dan Aids. Atau orang-orang yang terbiasa mengkonsumsi obat-obat antibiotik atau Kortison dalam dosis tinggi. Para ibu yang sedang hamil juga dapat terserang jamur ini pada saat usia kehamilannya mencapai 3 bulan, yang akan menyerang bagian Iiang peranakan dan vagina. Mulut juga dapat diserang jamur Candida yang menyebabkan timbulnya noda-noda putih pada bagian lapisan dalam mulut dan lidah.

Untuk mengobati penyakit ini ada beberapa macam obat yang digunakan, diantaranya Nystatin, Miconazloe, dan sebagainya.

Telah dilakukan sebuah penelitian laboratorium yang dipublikasikan di dalam jurnal "Alam Shaidalah" tahun 1984, yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh madu dalam melawan jamur Candida. Di dalam percobaan ini juga dilakukan perbandingan antara pengaruh madu terhadap jamur dengan pengaruh obat anti jamur yang dilakukan terhadap 72 sampel dari para penderita yang terserang jamur Candida pada bagian liang peranakan.

Dari hasil uji coba ini terbukti bahwa obat-obatan anti jamur secara umum dapat efektif bekerja, terkecuali ada beberapa jenis jamur yang kebal. Sedangkan madu ternyata secara efektif dapat memberantas seluruh jamur jenis ini.

Rasulullah Saw bersabda, "Hendaklah kalian menggunakan dua obat : Madu dan Al-Quran."


Madu Bahan Anti Bakteri yang Alami

Ciri khas yang dimiliki madu tidaklah hanya sebatas rasanya yang unik, akan tetapi madu juga dapat digunakan untuk tujuan-tujuan pengobatan. Para peneliti telah menetapkan bahwa madu memang dapat digunakan untuk mengobati luka, membunuh berbagai macam bakteri dan kuman.

Pada ilmuwan telah mengetahui bahwa madu mengandung berbagai bahan aktif yang mampu melawan proses oksidasi (anti- oksidan) yang tidak hanya efektif untuk melawan unsur-unsur kimiawi yang dapat memicu kanker saja, namun madu juga efektif untuk dipakai dalam usaha menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.

Untuk mengetahui apa saja manfaat yang dikandung madu untuk kesehatan, beberapa orang peneliti melakukan pengujian terhadap kemampuan madu dalam melawan bakteri yang menjadi penyebab terjadinya peradangan pada organ pencernaan dan bakteri yang mampu melawan obat-obat antibiotik.

Para peneliti itu kemudian mengetahui bahwa kandungan gula yang sangat tinggi di dalam madu telah menghambat pertumbuhan bakteri dan membantu terbentuknya lapisan pelindung yang dapat mencegah pembusukan pada bagian luar. Madu juga terbukti berhasil membunuh bakteri yang tidak dapat dibunuh oleh obat-obat antibiotik.

Demikian
“Mukjizat Madu Dalam Riset Ilmiah” semoga bermanfaat. Dengan selalu mengkonsumsi madu yang murni setiap hari, semoga kita semua selalu diberkahi dengan kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan serta selalu diberkahi dengan perlindungan Allah SWT. Aamiin Yaa Robbal’alaamiin...


Purworejo, 20 Mei 2023

Salam Sehat Dengan Minum Madu,
NiniekSS.

Sumber tulisan : Buku “Terapi Madu” tulisan Prof.dr.Sa’id Hamad

Labels: TERAPI MADU

Thanks for reading MUKJIZAT MADU DALAM RISET ILMIAH. Please share...!

0 Komentar untuk "MUKJIZAT MADU DALAM RISET ILMIAH"

Back To Top